- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
- Bupati Tinjau Rencana Pembangunan Kantor Damkar dan BPBD Sibolangit
- Aksi Bersih-bersih Bupati Anambas bersama Ketua PKK di Taman Bermadah
- TNI-Pemkab Bangun Jembatan di Tumpatan Nibung, Sumur Bor di Emplasmen Kualanamu
- Wagub Surya Tawarkan Potensi Investasi Sumut kepada Duta Besar Belgia
- Satu Langkah Satu Kolaborasi, Bobby Nasution Pacu Enam BUMD Sumut Naik Kelas
- Bobby Nasution Pastikan Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor Dibangun Kembali
- UMKM Medan Dikurasi Uniqlo, Airin Waas Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
- Rico Waas: Inovasi Jangan Sekadar Kejar Penghargaan, Harus Berdampak bagi Masyarakat
- Rico Waas Berbaur Bersama Warga di Gebyar Kemerdekaan Medan Kota
Jalan di Depan Masjid Sultan Ditata, Rudi: Akan Dibangun Lima Jalur

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (dua dari kiri, depan), saat meninjau langsung progres pengerjaan pelebaran jalan di depan Masjid Sultan Muhammad Riayat Syah, Kamis (17/6/2021).
KORANBATAM.COM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meninjau penataan Simpang Fanindo (dekat MAN 1 Kota Batam) dan pelebaran jalan di depan Masjid Sultan Muhammad Riayat Syah.
“Simpang ini tidak jauh dari Masjid Sultan, makanya kita tata juga. Jalan dari depan masjid ke simpang ini, seperti yang saya sampaikan akan dibangun lima lajur dan sudah mulai dilakukan,” kata Rudi, Kamis (17/6/2021).
Seperti diketahui, Masjid Sultan kini telah menjadi salah satu destinasi wisata religi. Wisatawan kerap datang mengunjungi dan beribadah di masjid terbesar di Sumatera dan memiliki membran seperti Masjid Nabawi, Kota Madinah ini.
“Nah, kalau wisata sudah berkembang, akses jalan harus kita sempurnakan. Jika tidak, orang akan enggan datang,” imbuhnya.
Dari pembangunan yang dilakukan sekarang akan memiliki efek domino bagi Batam. dari kesejahteraan masyarakatnya hingga pembangunan berkelanjutan Batam ke depan.
“Wilayah ini menjadi tujuan wisata, pasti ekonomi akan bangkit ekonomi. Karena orang yang datang pasti butuh makan minum, butuh trasport, penginapan dan lain sebagainya,” papar Rudi.
Lanjut Rudi, Simpang Fanindo sendiri, penataannya meliputi penyesuaian elevasi jalan. Tidak lain, kata dia, pembangunan-pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah demi kebaikan masyarakat.
“Saya ingin berikan rasa nyaman kepada pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun pengendara,” kata dia.
Rudi berharap, empat atau lima tahun ke depan seluruh akses jalan se-Kota Batam sesuai yang ia cita-citakan kualitasnya terbaik se-Indonesia dapat terhubung secara utuh.
“Mudah-mudahan Allah SWT mengizinkan, Batam juga bakal punya jalan tol. Dari Batuampar ke Batamcenter lalu ke airport, dari sini sambungkan ke Jembatan Batam-Bintan (Babin). Jadi kalau mau ke Tanjungpinang bisa lewat jalan tol yang bebas hambatan,” ujarnya.





































_jpg.jpg)

.jpg)













