Jalan Bundaran Madani Menuju Ocarina Nyaris Rampung, Sudah 96 Persen
Reporter : MELAYUNEWS.COM 11 Mei 2021, 22:46:44 WIB METROPOLITAN
Jalan Bundaran Madani Menuju Ocarina Nyaris Rampung, Sudah 96 Persen

Keterangan Gambar : Jalan Bundaran Madani menuju Ocarina, dilengkapi dengan jalur sepeda dan jogging.


KORANBATAM.COM - Jalan Bundaran Madani menuju Ocarina sudah hampir rampung. Saat ini progresnya mencapai 96,4 persen. Jalan itu dilengkapi dengan fasilitas jogging, pedestrian dan jalur sepeda.

Kepala Badan Pengusahan (BP) Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, salah satu alasannya menginisiasi pembangunan jalan tersebut adalah untuk menyediakan fasilitas yang mudah diakses. Baik oleh pejalan kali, pesepeda maupun pengguna kendaraan bermotor.

Menurut dia, masyarakat Batam sangat sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dengan berolahraga. Sehingga pembangunan jalan tersebut dihadirkan untuk memfasilitasi hal itu.

“Kita sudah lihat betapa cepatnya masyarakat menyadari pentingnya menjaga metabolisme tubuh dengan berolahraga. Pembangunan jalan ini kami hadirkan untuk memfasilitasi hal tersebut. Kita bangun juga jalur pejalan kaki dan pesepedanya, sudah kita bedakan juga warnanya per jalur agar memudahkan,” kata Rudi, belum lama ini.

Pembangunan Jalan Kolektor Bundaran Madani sampai dengan Bengkong Sadai memiliki nilai kontrak sebesar Rp23,59 miliar, yang ditangani oleh PT Multi Sindo Internasional sebagai kontraktor dan PT Wadah Cipta Teknik sebagai Konsultan Pengawas.

Adapun lebar pembangunan Jalan Bundaran Madani bervariasi di setiap bagiannya, yakni Simpang Pasir Putih dengan lebar rata-rata 12 meter, Jalan Engku Putri dengan lebar rata-rata 7 meter, dan ruas jalan di depan Sekolah Mondial dengan lebar rata-rata 7 meter.

“Yang paling mendekati akhir pengerjaan dari beberapa proyek yang sedang berlangsung adalah pembangunan jalan di Bundaran Madani sampai Ocarina. Progresnya sudah 96,4 persen, dengan total panjang ruas jalan 2 kilometer dan lebar jalan 10,5 meter,” ujarnya.

Selain sebagai fasilitas bagi pejalan kaki dan pesepeda, pembangunan jalan ini juga dilakukan sebagai konektivitas aktivitas perdagangan dan industri pariwisata yang berkembang di seputar kawasan Bengkong Sadai dan sekitarnya.

“Aktivitas perdagangan tersebut berperan penting untuk kelancaran perputaran ekonomi di sana. Begitu juga dengan wisata kulinernya. Sehingga dengan adanya pembangunan jalan ini, semuanya dapat terhubung dan warga yang berada di daerah lain dapat dengan mudah berkunjung ke Bengkong,” kata dia.

Adapun pembangunan jalan Bundaran Madani ini dilaksanakan selama 120 hari kalender, dengan masa akhir kontrak masing-masing jatuh pada tanggal 21 Mei 2021 mendatang.


Sumber: BP Batam





Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

;