- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
IKAPTK Batam Peduli Nakes dan Pasien Covid-19 di Asrama Haji

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (empat dari kiri), menerima bantuan dari IKAPTK Kota Batam, Minggu (6/6/2021).
KORANBATAM.COM - Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kota Batam menyerahkan bantuan untuk pasien Covid-19 dan tenaga kesehatan (nakes) yang berada di lokasi karantina terpadu di Asrama Haji, Batamcentre, Minggu (6/6/2021). Bantuan tersebut diterima oleh Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.
Ketua IKAPTK Kota Batam, Nurzalie, yang juga sebagai Kepala Dinas (Kadis) Pertanahan Kota Batam, menyampaikan bahwa, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian IKAPTK kepada masyarakat yang terjangkit Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri di Asrama Haji. Ia menyebutkan bantuan berupa minuman susu berjumlah 18 kotak, mie instan cup enam kotak, dan mie instan 15 kotak.
“Kegiatan ini adalah harapan dari Wali Kota Batam (Muhammad Rudi) kepada seluruh warga yang mempunyai kemampuan agar sama-sama membantu saudara-saudara yang sedang dirawat di Asrama haji,” ujarnya.
“Di kampus kepamongan dulu kami memang dididik harus dekat dengan masyarakat dan harus peka dengan masyarakat,” sambungnya.
Sementara Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi kontribusi IKAPTK, di balik kasus dan bencana Covid-19 ada semangat kebersamaan, baik memberikan dukungan moral maupun material. Sebelumnya, bantuan mengalir dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, distributor, dan pelaku pariwisata dan sebagainya.
“Alhamdulillah hari ini adik-adik kita yang tergabung dalam IKAPTK Batam memperlihatkan kepeduliannya bersama-sama mengurangi beban yang dihadapi warga Batam. Saya berterima kasih atas dukungan luar biasa ini,” kata Amsakar.
Menurut Amsakar, kebersamaan inilah yang menjadi salah satu menyelesaikan permasalahan Covid-19 di Kota Batam. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertugas di lokasi karantina terpadu di Asrama Haji dan warga yang terdampak, Amsakar melihat semuanya antusias untuk menjemput kesehatannya.
“Artinya ada optisme, semoga akan menjadikan kota kita ini kota pertama yang menyelesaikan wabah Covid-19 atau sekurang-kurangnya asrama haji yang semula 553 pasien muda-mudahan asrama haji menjadi pertama yang bisa menyehatkan bisa pulang 100 persen dalam kondisi sehat,” ucapnya.
Bagi Amsakar, Anggota IKAPTK merupakan sosok yang didesain terlibat aktif dalam penyelenggaraan pemerintah pada setiap bidang, seperti pada kegiatan membantu para warga yang terdampak Covid-19.
“Hari ini kawan-kawan yang hadir dari kelurahan, kecamatan, dinas. Partisipasi seperti ini yang membesarkan hati,” ujarnya.
Selain itu, IKAPTK memberikan kontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar berharap IKAPTK Batam semakin tumbuh kekompakan, semakin bersatu, menelurkan ide kreatif terutama dalam mendesain program kerja sehingga makin terasa kontribusinya terhadap Kota Batam.
Turut mendampingi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Heriman HK, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Kota Batam Drg Any Dewiyana, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam Raja Azmansyah, dan Kadis Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Batam Firmansyah, Kadisbudpar Batam Ardiwinata, Camat Sagulung Reza Khadafi, dan Kepala Bagian (Kabag) Perencanaan Keuangan Sekretariat Daerah (Setdako) Batam Efrius Moesa.


















































