- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
- Bupati Aneng Apresiasi Program TMMD di Anambas
- Tolak Intervensi Kampus di Konflik Chapel USU, MUKI Minta Kementerian Turun Tangan
- Rumah Sakit Bertaraf Internasional Segera Hadir di Sumut, Bobby Nasution Harapkan Beri Pelayanan Maksimal
- Tanam Ganja di Balik Tembok, Pria di Tanjung Morawa Diciduk Polisi! 40 Batang Tinggi 2 Meter Disita
Hari Pertama Puasa, Masyarakat Ramai Berburu Takjil

Keterangan Gambar : Terlihat warga Anambas ramai berburu takjil saat puasa pertama, Selasa (12/3/2024).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Puasa bulan Ramadhan merupakan puasa yang dijalankan oleh umat muslim sebulan sekali dalam setahun.
Hari pertama puasa bulan Ramadhan 1445 H/2024, penjual takjil di Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas mulai terlihat ramai berjualan, Selasa (12/03/2024).
Siang hari itu, kondisi jalan masih terlihat sunyi, hanya ada beberapa sepeda motor yang lalu lalang.
Namun, sore hari sekira pukul 16.00 WIB menjelang berbuka puasa, kondisi jalan mulai terlihat ramai dipadati oleh masyarakat yang lalu lalang menggunakan sepeda motor.
Masyarakat Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas terlihat mulai antusias berburu makanan jelang buka puasa di hari pertama.
Kedai-kedai tempat para penjual takjil itu menjajakan barang dagangannya pun mulai ramai dikerumuni oleh masyarakat yang hendak membeli buat bekal berbuka puasa nantinya.
Disamping menjual takjil, pedagang juga menyajikan berbagai macam jenis es atau minuman dingin yang tentunya sangat menggugah selera untuk diminum melepaskan dahaga setelah berpuasa.
Tak hanya itu, momen ini juga dimanfaatkan oleh penjual petasan dan penjual mainan anak-anak seperti mobil-mobilan, robot-robotan dan lain-lain.
Dari pantauan awak media ini, pembeli yang datang silih berganti membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi tersebut sedikit tersendat, ditambah lagi akses parkir yang juga terbatas membuat para pembeli harus mengantri.
Salah seorang warga Tarempa, Hendri yang saat itu membeli takjil mengatakan, selalu membeli takjil di lokasi tersebut.
"Sering beli disini, emang saya lewat sini kalau pulang kerja, jadi pulang sekalian beli takjil disini," katanya saat membeli takjil.
Hendri mengucapkan, jenis takjil yang dijual di lokasi itu cukup beragam, ia pun membeli takjil untuk keluarganya di rumah.
"Ya, kesini karena banyak takjilnya, macem-macem. Tinggal pilih aja mau yang mana, ini takjil buat buka puasa di rumah bersama keluarga," pungkasnya.(Johanda)



















































