- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
Hadiri Peresmian Masjid Babussalam Pulau Geranting, Amsakar Sebut Masjid Perekat Persaudaraan dan Sumbu Ilmu Pengetahuan

Keterangan Gambar : Peresmian Masjid Babussalam terletak di Pulau Geranting ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad (tengah). (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Berlokasi di Pulau Geranting, Kelurahan Pulau Terong, Kecamatan Belakangpadang, masjid yang indah itu bernama Masjid Babussalam. Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad menghadiri peresmiannya, Sabtu (26/12/2020).
Bangunan masjid berdiri megah di tengah pulau dan menghadap ke laut. Lokasi ini membuat masjid ini bahkan sudah terlihat sesaat sebelum bersandar di pelabuhan. Masjid Babussalam terealisasi tak lepas dari wakaf yang ditunaikan, La Ode Saman.

Keterangan gambar : Masjid Babussalam terletak di Pulau Geranting, Kelurahan Pulau Terong, Kecamatan Belakangpadang. (Foto : istimewa)
Terkesima dengan arsitektur masjid, Amsakar bahkan menilai masjid ini merupakan salah satu masjid yang sangat indah yang dimiliki Batam. Tidak heran, momen peresmiannya disambut sukacita warga setempat.
“Masjid yang dibangun berkat donatur kita ini, menurut saya yang paling molek yang ada di pulau sekitar Batam dari segi arsitektur,” kata Amsakar.
Ia mengajak masyarakat setempat dan yang hadir dalam kegiatan tersebut, agar tidak berlepas diri sekadar mengagumi keindahan dan kemegahan masjid, untuk itu ia berpesan hendaknya setelah didirikan yang paling penting masjid harus dimakmurkan.
“Saya pikir, cara berterimakasih kita kepada donatur yakni dengan memakmurkan masjid ini. Masjid harus ramai orang yang beribadah di dalamnya,” ujar dia.

Keterangan gambar : Masjid Babussalam terletak di Pulau Geranting, Kelurahan Pulau Terong, Kecamatan Belakangpadang. (Foto : istimewa)
Menurut Amsakar, diresmikannya Masjid Babussalam patut diiringi dengan rasa syukur yang selanjutnya menjadi pemantik diri agar semakin mencintai masjid. Ia berharap masjid ini akan menjadi pusat banyak kegiatan bermanfaat, seperti aktivitas Belajar Tulis Quran (BTQ), belajar menjadi khatib, belajar mengurus jenazah dan kegiatan-kegiatan lain.
“Hendaknya masjid menjadi sumbu untuk menimba ilmu pengetahuan, pelekat ukhuwah atau persaudaraan serta melaksanakan aktivitas kemasyarakatan yang bermanfaat lainnya,” harapnya.
Masjid Babussalam Geranting memiliki satu (1) kubah utama dan empat (4) kubah kecil di setiap sisinya. Di dalam, langit-langit kubah utama berwarna biru dan dibubuhi kaligrafi Asmaul Husna (Nama-nama milik Allah yang baik lagi indah).
Pewakaf pembangunan Masjid Babussalam, La Ode Saman menyampaikan rasa syukur atas peresmian masjid ini. Tidak lupa ia menyampaikan terimakasih atas antusias masyarakat dan kehadiran berbagai pihak, terutama kesempatan kehadiran Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Ketua 1 Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, Erlita Sari Amsakar.
“Alhamdulilah rasa syukur tidak terhingga akhirnya masjid yang kita idamkan dapat diresmikan. Sejatinya, perampungan pembangunan masjid kami rencanakan lebih cepat namun terkendala Covid-19,” ujarnya.
Senada dengan yang disampaikan Amsakar, La Ode Saman juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memakmurkan masjid.
“Masjid merupakan tempat kita beribadah kepada Allah. Mari kita makmurkan, jaga ketentramannya dan urus dengan baik,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan penyerahan wakaf dari La Ode Saman kepada masyarakat. Usai penandatanganan, salah satu tokoh masyarakat Mansur Aman menyampaikan rasa terimakasih kepada donatur dan semua pihak yang terlibat dalam pembangunan Masjid Babussalam.
“Kami sampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya. Semoga ini menjadi amal ibadah,” ucap Mansur Aman terbata-bata. Dirinya tak kuasa menahan haru, sejurus kemudian tokoh masyarakat lain menenangkan Mansur.
Selanjutnya, Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad menandatangani prasasti peresmian masjid. Kemudian, bersama donatur pembangunan Masjid Babussalam La Ode Saman juga menanam pohon di halaman masjid, turut serta Camat Belakangpadang Yudi Admaji, unsur dari Polsek Belakangpadang, dan tokoh masyarakat.

Keterangan gambar : Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad (kiri) saat penandatanganan prasasti peresmian Masjid Babussalam terletak di Pulau Geranting. (Foto : istimewa)
(red)


















































