- Diduga Penyebap Gaduh Kota Medan, Pejabat ini Bawa Draft Surat Edaran Langsung ke Wali Kota
- Selain Patroli, Babinsa Koramil 002 Tarempa Bantu Warga Perbaiki Teras Rumah
- Bupati Anambas Kunjungi BUMDes Kuala Sejahtera yang Kelola Ternak Ayam Petelur
- Ketua PKK Anambas Telusuri Gang Salurkan Bantuan kepada Warga
- Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Anambas Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah
- Aksi Nyata Sertu Agung, Bantu Petugas Kebersihan Angkat Sampah
- Walau Keterbatasan Anggaran, Pemkab Anambas Pastikan Sektor Pelayanan Publik jadi Prioritas
- Setahun Kepemimpinan Aneng-Raja Bayu sebagai Langkah Pondasi yang Kokoh Bawa Perubahan
- Alami Gangguan Sinyal Desa Nyamuk, Kepala Dinas Kominfo Segera Kordinasi dan Turun Kelapangan
- Pertumbuhan Ekonomi Anambas Alami Tren Positif
Gubernur Kepri dan Soerya Respationo Nobar Piala Dunia Bersama Masyarakat Kota Batam

Keterangan Gambar : Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad dan mantan Wakil Gubernur Kepri H. Soerya Respationo nonton bareng (nobar) masyarakat Batam, Minggu(18/12/2022) malam.
MELAYUNEWS.COM, BATAM - Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad dan mantan Wakil Gubernur Kepri H. Soerya Respationo nonton bareng (nobar) masyarakat Batam ajang laga final Piala Dunia 2022 antara Argentina melawan Prancis, Minggu (18/12/2022) di Bintang Kopi, Kampus Universitas Batam Kota Batam.
Ikut nobar malam itu Tim Percepatan Pembangunan Kepri Said Erwansyah, sejumlah Kepala OPD, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh pemuda, wartawan dan berbagai elemen masyarakat lainnya.
Gubernur Ansar dalam kesempatan ini memakai kemeja putih, sementara Soerya memakai batik. Keduanya tampak bebas melepaskan sukaria saat tim yang di dukung berhasil mencetak gol.
Adapun di laga final kali ini Gubernur Ansar mendukung tim Prancis, begitu juga Soerya Respationo.
Meskipun tim dukungannya kalah melalui drama adu pinalti, Gubernur Ansar tampak legowo dan mengatakan bahwa dalam pertandingan selalu ada yang menang dan ada yang kalah.
“Kita lihat sendiri tadi, keduanya bermain sangat bagus. Di babak awal Argentina menguasai pertandingan dan berhasil unggul duluan 2-0. Namun di babak kedua, Prancis berhasil menyamakan kedudukan. Pertandingan akhirnya dilanjutkan ke babak tambahan,” kata Ansar.
Di babak tambahan kedua tim berhasil menambah gol menjadi 3-3. Pertandingan akhirnya dilanjutkan ke babak penalti.
“Adu penalti ini sudah masalah mental, baik eksekutor maupun penjaga gawangnya,” kata Ansar sembari tertawa.
Ansar juga tampak senang karena masyarakat yang ikut nonton bareng dalam kesempatan ini cukup ramai. Meskipun terbagi antara kubu pendukung Argentina dan pendukung Prancis, namun kedua kubu tetap saling menjaga ketertiban dan keamanan.
Masyarakat yang memadati kedai kopi semuanya tampak terlibat dalam euporia. Ketika tim dukungannya berhasil membuat gol masyarakat tampak senang dan bersuka ria sambil kegirangan. Sementara bagi yang timnya kebobolan tampak berdiri sambil memperlihatkan wajah kecewa.
“Begitulah pertandingan. Yang penting semuanya senang dan kita baru aja menyaksikan sejarah Piala Dunia 2022. Selamat untuk Argentina yang sudah berhasil menjadi juara dan tim Prancis juga selamat karena sudah bermain bagus di laga final ini,” tutup Ansar.(red)


















































