- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
Gubernur Kepri dan Soerya Respationo Nobar Piala Dunia Bersama Masyarakat Kota Batam

Keterangan Gambar : Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad dan mantan Wakil Gubernur Kepri H. Soerya Respationo nonton bareng (nobar) masyarakat Batam, Minggu(18/12/2022) malam.
MELAYUNEWS.COM, BATAM - Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad dan mantan Wakil Gubernur Kepri H. Soerya Respationo nonton bareng (nobar) masyarakat Batam ajang laga final Piala Dunia 2022 antara Argentina melawan Prancis, Minggu (18/12/2022) di Bintang Kopi, Kampus Universitas Batam Kota Batam.
Ikut nobar malam itu Tim Percepatan Pembangunan Kepri Said Erwansyah, sejumlah Kepala OPD, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh pemuda, wartawan dan berbagai elemen masyarakat lainnya.
Gubernur Ansar dalam kesempatan ini memakai kemeja putih, sementara Soerya memakai batik. Keduanya tampak bebas melepaskan sukaria saat tim yang di dukung berhasil mencetak gol.
Adapun di laga final kali ini Gubernur Ansar mendukung tim Prancis, begitu juga Soerya Respationo.
Meskipun tim dukungannya kalah melalui drama adu pinalti, Gubernur Ansar tampak legowo dan mengatakan bahwa dalam pertandingan selalu ada yang menang dan ada yang kalah.
“Kita lihat sendiri tadi, keduanya bermain sangat bagus. Di babak awal Argentina menguasai pertandingan dan berhasil unggul duluan 2-0. Namun di babak kedua, Prancis berhasil menyamakan kedudukan. Pertandingan akhirnya dilanjutkan ke babak tambahan,” kata Ansar.
Di babak tambahan kedua tim berhasil menambah gol menjadi 3-3. Pertandingan akhirnya dilanjutkan ke babak penalti.
“Adu penalti ini sudah masalah mental, baik eksekutor maupun penjaga gawangnya,” kata Ansar sembari tertawa.
Ansar juga tampak senang karena masyarakat yang ikut nonton bareng dalam kesempatan ini cukup ramai. Meskipun terbagi antara kubu pendukung Argentina dan pendukung Prancis, namun kedua kubu tetap saling menjaga ketertiban dan keamanan.
Masyarakat yang memadati kedai kopi semuanya tampak terlibat dalam euporia. Ketika tim dukungannya berhasil membuat gol masyarakat tampak senang dan bersuka ria sambil kegirangan. Sementara bagi yang timnya kebobolan tampak berdiri sambil memperlihatkan wajah kecewa.
“Begitulah pertandingan. Yang penting semuanya senang dan kita baru aja menyaksikan sejarah Piala Dunia 2022. Selamat untuk Argentina yang sudah berhasil menjadi juara dan tim Prancis juga selamat karena sudah bermain bagus di laga final ini,” tutup Ansar.(red)





































.jpg)












