- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
Gelar Diseminasi Stunting, Wabup Anambas Ajak Semua OPD Untuk Bekerjasama

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas menggelar kegiatan Diseminasi Audit Kasus Stunting dan Monitoring Kasus Stunting Tingkat Kabupaten Kepulauan Anambas.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kepulauan Anambas, pada Senin, 11 Desember 2023.
Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra S.A.P, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari percepatan audit kasus stunting yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Sesuai dengan PP Nomor 72 Tahun 2021 yang telah menyatakan bahwa stunting ini taruhannya terlalu besar dengan dampak jangka panjang yang tidak dapat diukur dalam waktu yang singkat, sehingga dalam penanganan stunting ini harus melihat berbagai aspek seperti, aspek kesehatan, aspek keluarga maupun aspek perilaku.
"Artinya penuntasan stunting harus dilakukan secara tepat serta butuh komitmen kuat dari semua kalangan, tidak hanya menjadi tugas salah satu instansi saja, jadi ini perlu melibatkan semua pihak," ucap Wan Zuhendra.
Wan Zuhendra menyampaikan bahwa hasil analisis situasi dan rencana-rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi menyebabkan berbagai rencana program kegiatan yang telah dijalankan oleh masing-masing OPD menjadi sebuah kegiatan yang dapat memecahkan persoalan stunting di Kabupaten Kepulauan Anambas.
"Peran kegiatan lintas sektoral harus menjadi prioritas utama dalam penanganan stunting, penyelenggara kesejahteraan sosial dapat berperan aktif dalam upaya-upaya menurunkan jumlah stunting seperti memastikan para penerima manfaat untuk menjalankan kewajibannya," ujar Wan Zuhendra.
Wan Zuhendra juga berpesan kepada dinas kesehatan agar selalu memberikan arahan kepada desa-desa demi menekan angka stunting yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas.
"Jikalau ada kenaikan stunting, ayo kita cari bersama untuk bagaimana supaya stunting ini bisa ditekan secara maksimal melalui program-program yang kita jalankan," pungkasnya.(Johanda)


















































