- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
Duta CHSE Batam Ikut Dampingi Menparekraf

Keterangan Gambar : Duta CHSE dan Kadisbudpar Batam, Ardiwinata (tiga dari kanan) saat menghadiri Konferensi Pers Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno dengan sejumlah pelaku pariwisata di Kota Batam, dalam Kunkernya di Kota Batam. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Duta CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability) Batam Dhiaulhaq dan Dokter Missy ikut mendampingi kunjungan kerja (Kunker) Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno di Batam, pada Jumat (22/1/2021) kemarin.
Dalam Konferensi Pers tersebut, ia menilai adanya Duta CHSE di Kota Batam merupakan gagasan yang baik untuk merangkul semua lapisan masyarakat terlibat melaksanakan Protokol Kesehatan.
“Duta CHSE ini adalah bagian dari gerakan secara masif di seluruh wilayah Indonesia, dan program CHSE ini program unggulan di masa pandemi,” terangnya.
Kunjungan kerjanya tersebut, Sandiaga meninjau sejumlah lokasi pariwisata di Kota Batam seperti Nongsa Point Marina (NPM), Nongsa, Infinite Studio Batam, dan Palm Spring Batam, dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam. Sebelumnya, ia meninjau pelaksanaan Protokol Kesehatan (Protkes) di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
“Saya meninjau kesiapan dan pelaksanaan Protkes di Bandara Hang Nadim, saya melihat kepatuhan petugas sangat ketat,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan itu diantaranya, Walikota Batam Muhammad Rudi, Assisten ekonomi pembangunan Kepri Syamsul Bahrum, Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Kepri Buralimar dan juga Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Batam Ardiwinata.
Sandiaga menyebutkan, ada dua (2) hal yang ingin ia dapatkan dalam kunjungannya. Pertama, memastikan kesiapan Protkes yang ketat dan disiplin sehingga ekonomi kembali menggeliat, terutama sektor pariwisata.
“Kita bisa melihat yang paling terdampak hotel dan restauran dengan tingkat kunjungan yang turun,” imbuhnya.
Kedua, lanjutnya, selain industri pariwisata secara umum, ekonomi kreatif menjadi perhatian Kemenparekraf. Batam, lanjut dia, industri kreatifnya sangat tumbuh karena berdekatan dengan pusat pertumbuhan dunia yaitu Singapura dan Malaysia, maka dari itu perlu dijaga.
“Saya sangat mengenal Batam, usaha pertama saya sebagai pebisnis di Batam dan bernostalgia setiap kali ke sini. Batam punya potensi yang luar biasa,” papar dia.

Keterangan gambar : Bersua foto bersama. (Foto : istimewa)
Sandiaga juga mengungkapkan yang akan diterapkan Kemenparekraf di Batam yang notabenenya merupakan boarder tourism seiring kunjungan ini. Menurutnya, kunci pertama adalah meyakinkan bahwa situasi kesehatan ini kelola dengan ketat dan disiplin, selain memulai merencanakan program-program stimulus agar Parekraf terus bangkit.
“Jika Batam bisa mendapatkan angka penularan yang terus menurun dan zero community infection. kita mungkin kita bisa menerapkan boarder tourism ini sebagai gerbang nomor dua atau tiga setelah Bali,” imbuhnya.
Sumber: Disbudpar Batam


















































