- Biznet Perluas Jaringan di Sumut, Targetkan 45 Ribu Pelanggan pada Akhir 2026
- Rico Waas Kawal Penyelesaian Stadion Teladan, Sejumlah Bagian Masih Perlu Dibenahi
- Penabalan Marga Jadi Amanah, Rico Waas Siap Kenalkan Budaya Karo Lebih Luas
- Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak, Tanpa Plat dan Kaca Spion
- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
Dua Ribu Paket Sembako untuk Keluarga Pasien Covid-19

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kiri, kemeja putih), menyerahkan sembako untuk keluarga pasien se-Kota Batam secara simbolis di halaman Kantor Camat Lubukbaja, Batam, Kamis (3/6/2021) sore.
KORANBATAM.COM - Tidak hanya menekan dan menangani Covid-19, Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus menghimpun potensi guna menangani dampak lain pandemi tersebut.
Salah satunya yakni perhatian untuk keluarga para pasien. Gayung bersambut, upaya Pemko ini disambut baik kelompok masyarakat dengan turut membantu.
“Seperti bantuan hari ini, sebanyak 2 ribu paket sembako,” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat penyerahan sembako secara simbolis untuk keluarga pasien se-Kota Batam di halaman Kantor Camat Lubukbaja, Batam, Kamis (3/6/2021) sore.
Sembako ini merupakan bantuan dari Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Batam-Kepri, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepulauan Riau (Kepri) dan Relawan Peduli Batam-Donasi Beras Covid-19 Batam.
Bantuan tersebut telah dikirim melalui kecamatan. Selanjutnya petugas akan meneruskan ke keluarga pasien.
“Dalam kondisi seperti ini, kita harus sama-sama bergerak,” ujarnya.
Rudi menyebutkan, beberapa hari yang lalu angka Covid-19 kembali naik. Tidak tinggal diam, Pemko Batam lantas kembali menerapkan kebijakan isolasi terpadu bagi para OTG (Orang Tanpa Gejala).
Isolasi ini dipusatkan di Asrama Haji Batam Batamcentre. Selama dirawat, para pasien dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Batam.
“Karena target kami Covid ini harus segera berlalu. Kami mengambil kebijakan, OTG kami rawat,” katanya.
Ia berharap penyaluran sembako ini dapat berjalan dengan aman dan tertib. Tidak lupa ia berterimakasih kepada semua pihak yang telah andil menangani Covid-19.
“Yakinlah yang kita lakukan ini bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” ujarnya.


















































