- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
Ditinggalkan Pemilik, Rumah Dibobol Maling, Berlian hingga Ponsel iPhone Dicuri

Keterangan Gambar : Jajaran Polsek Bengkong saat lakukan olah TKP pencurian.
MELAYUNEWS. COM, BATAM - Rumah di Perumahan Winner Millenium Mansion, Blok D1 Nomor 02, RT 003/RW 017, Kelurahan Bengkong Sadai, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, disatroni maling saat ditinggal pergi penghuninya berlibur. Akibatnya, pemilik mengalami kerugian hingga Rp64 juta.
Insiden ini mengagetkan warga sekitar karena para pencuri beraksi sekitar pukul 15.11 WIB siang dan 08.00 pagi, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong. Apalagi sampai dua kali dan aksi pelaku pun terekam kamera Closed-Circuit Television (CCTv).
Pemilik rumah, Juliana (33 tahun), baru mengetahui peristiwa kejadian setelah melihat rekaman kamera CCTv rumahnya dibobol maling karena sedang berada di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), tempat orang tuanya.
Dimintai konfirmasi, Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir melalui Kanit Reskrimny, Iptu Marihot Pakpahan membenarkan adanya peristiwa pembobolan rumah kosong (rumsong) tersebut.
Dia menyebut dari kejadian tersebut, sejumlah harta berlian, iPhone 6 dan jam tangan mahal merek tissot raib digasak maling.
“Memang betul. Korban sudah membuat laporan di Polsek Bengkong hari Senin (3/2/2025) kemarin. Yang hilang perhiasan berlian. Kalau dinilai sekitar Rp64 juta. Ada liontin, kalung, cincin dan tas merek Balenciaga,” ucap Pakpahan di kantornya, Rabu (5/2).
Pakpahan berkata, begitu mendapat informasi tersebut, pihaknya langsung menuju lokasi. Saat ini peristiwa itu masih dalam penyelidikan kepolisian.
“Memang betul kita lakukan olah TKP masih dalam penyelidikan, dan meminta keterangan dari saksi dan korban,”ujarnya.(ham/red)


















































