- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
Disdikpora Anambas Gelar Gebyar Sekolah Sehat dan Festival Kurikulum Merdeka

Keterangan Gambar : Suasana Gebyar Sekolah Sehat dan Festival Kurikulum Merdeka di Lapangan Sulaiman Abdullah, Tarempa, Selasa (21/04/2024).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar kegiatan Gebyar Sekolah Sehat dan Festival Kurikulum Merdeka di Lapangan Sulaiman Abdullah, Tarempa, pada Selasa pagi (21/4/2024).
Pagi itu, lebih dari 500 pelajar dan guru berkumpul turut memeriahkan acara tersebut.
Kepala Disdikpora Kabupaten Kepulauan Anambas, Toni Karnain, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) atas prestasi yang diraih dunia pendidikan di Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Kegiatan ini hanya dilaksanakan di Anambas, mewakili Provinsi Kepri. Kami bekerja sama dengan pihak provinsi berdasarkan arahan Kemendikbudristek,” jelas Toni.
Toni menekankan belajar tidak selalu harus di dalam kelas, melainkan bisa dilakukan di mana saja, termasuk di luar kelas. Karena tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan lebih jauh tentang Kurikulum Merdeka Belajar.
“Belajar tidak hanya di dalam kelas, dari luar juga bisa. Begitu pula dengan ilmu sosialisasi yang didapatkan, begitu juga dengan guru-gurunya, guna lebih paham akan sistem merdeka belajar,” sebutnya.
Selain itu, terdapat berbagai permainan dan perlombaan yang diikuti oleh para peserta, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai stand bazar yang memamerkan kreativitas para pelajar dan guru.
“Stand yang ada merupakan sebuah inovasi dari guru penggerak, dengan menonjolkan kreativitas dari para pelajar. Kita juga mengadakan beberapa lomba yang diikuti para siswa dan guru-guru berikut dengan hadiah-hadiahnya,” ucap Toni.
Gebyar Sekolah Sehat dan Festival Kurikulum Merdeka diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar para pelajar dan guru serta mendorong implementasi Kurikulum Merdeka Belajar secara efektif di Kabupaten Kepulauan Anambas.(johanda).


















































