- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
Bupati Anambas dan Forkopimda Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan di Pelabuhan Tarempa

Keterangan Gambar : Bupati Anambas Abdul Haris dan sejumlah Forkopminda Anambas saat meninjau kedatangan penumpang KM Bukit Raya di pelabuhan Tarempa
KORANBATAM.COM - Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas bersama sejumlah unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Kepulauan Anambas melakukan peninjauan pelaksanaan proses di pelabuhan Tarempa, Selasa (18/5/2021).
Saat peninjauan, penumpang KM Bukit Raya di Pelabuhan Beton Tarempa, Bupati Anambas langsung mengarahkan agar Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 melakukan pemeriksaan dan jaga jarak. Saat itu juga langsung dilakukan penyemprotan disinfektan kepada seluruh penumpang yang naik maupun yang turun dari KM Bukit Raya.
Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris, mengatakan, pentingnya dilakukan protokol kesehatan saat KM Bukit Raya tiba. Sehingga seluruh penumpang yang baru tiba dilakukan pengecekan kesehatan.
“Kita harus perketat penerapan protokol kesehatan. Apalagi saat ini kasus Covid-19 meningkat. Kita perlu semakin waspada sehingga bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di daerah kita,” kata Abdul Haris.
Bupati Anambas juga menambahkan, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 perlu kerjasama semua pihak terutama masyarakat harus semakin melaksanakan protokol kesehatan dalam melaksanakan aktivitasnya.
“Kasus Covid-19 di daerah kita sudah mencapai 500 kasus, jadi perlu melakukan pengawasan yang ketat. Bagi penumpang yang baru tiba agar melakukan isolasi mandiri dirumah beberapa hari. Jika ada gejala silahkan melapor kepetugas kesehatan,” ujarnya.
(jhon)





































.jpg)












