- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
Buka Ramadhan Fair XIX, Rico Waas Ingatkan Panitia Stop Jual-Beli Saat Jam Tarawih

Keterangan Gambar : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat membuka perhelatan Ramadhan Fair XIX, Sabtu (8/3/2025) malam di Tahun 2025 di Taman Sri Deli Jalan Sisingamangaraja, Medan.
MELAYUNEWS.COM, MEDAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan agar penyelenggara Ramadhan Fair XIX Tahun 2025 menjaga ketertiban, kebersihan, menghentikan aktivitas jual-beli saat umat muslim menunaikan ibadah salat Tarawih.
Penekanan ini disampaikan saat membuka perhelatan Ramadhan Fair XIX, Sabtu (8/3/2025) malam di Tahun 2025 di Taman Sri Deli Jalan Sisingamangaraja, Medan.
Dalam pembukaan yang dihadiri antara lain oleh unsur Forkopimda, Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap, Sekda Wiriya Ar-Rahman, Wali Kota Medan ke-14 H. Abdillah, Wali Kota Medan ke-16 H.T. Dzulmi Eldin, Sultan Deli XIV Aria Mahmud Lamanjiji Perkasa Alam Syah, pimpinan perangkat daerah, camat, lurah, dan ribuan masyarakat itu, Rico Waas menegaskan, perhelatan ini harus tetap menghargai umat muslim yang tengah beribadah. Apalagi lokasi kegiatan ini berdekatan dengan Masjid Raya Al-Mashun.
Dia mengatakan sudah 19 kali Ramadhan Fair dihelat untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan di kota ini. Dan, ini perhelatan pertama sejak dia dan H. Zakiyuddin dilantik menjadi Wali Kota dan Wali Kota Medan, 20 Februari lalu.
"Dari tahun ke tahun, setiap bulan Ramadan, ajang ini selalu dinanti masyarakat. Terjadi keramaian di sini," ungkapnya.
Ajang ini, lanjutnya, menjadi tempat silaturahmi baik pada saat berbuka puasa maupun malam setelah salat Tarawih. Berbagai acara dan hiburan reliji yang ditampilkan juga ditampilkan pada perhelatan ini.
"Dengan ada yang berbagai acara dan ramainya pengunjung, pelaku UMKM yang berjualan bisa mendapat rezeki. Maka terjadi perputaran ekonomi," sebutnya Rico yang saat menyampaikan sambutan mengajak sang istri Airin Rico Waas serta H. Zakiyuddin Harahap dan istri Martinjal ke atas panggung.
Rico Waas juga berpesan agar kualitas produk harus tetap diperhatikan agar masyarakat yang berkunjung merasa senang dan terhibur.
Pembukaan perhelatan yang menyemarakkan Ramadan 1446 H ini ditandai dengan penabuhan beduk oleh Rico Waas bersama unsur Forkopimda.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba Siregar melaporkan, Ramadhan Fair XIX menghadirkan bazar kuliner dan UMKM, Medan Talent Performa, aneka perlombaan, tablig akbar, Nuzulul Quran, Islamic Corner dan hiburan artis nasional.
Kegiatan yang berlangsung mulai 8 sampai dengan 27 Maret ini juga digelar di Lapangan Warna Warni Martubung.
Di lokasi Taman Sri Deli dan Jalan Masjid, sebutnya, terdapat 164 stand umum dan 36 stand instansi/kecamatan. Sedangkan di Lapangan Warna Warni Martubung terdapat 30 stand.(sp)


















































