- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
Buka Musrenbang Kelurahan Sei Panas, Amsakar: Pemko Batam Komitmen Akomodir Usulan Masyarakat

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad membuka secara resmi musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Sei Panas. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad membuka secara resmi musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Sei Panas. Kehadiran dalam kegiatan tersebut untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi keluhan atau usulan pembangunan Tahun 2022 mendatang. Sehingga nantinya bisa terus dikawal yang akan menjadi prioritas.
“Musrenbang ini adalah satu tahapan rencana pembangunan tahun 2022 mendatang,” kata Amsakar, di Kantor Kelurahan Sei Panas, Jumat (29/1/2021).
Dijelaskan Amsakar bahwa, pada dasarnya Pemerintah Kota (Pemko) Batam berkomitmen untuk merealisasikan apa yang menjadi usulan masyarakat. Hanya saja ada banyak hal yang perlu dipahami jika beberapa usulan belum bisa direalisasikan.
Pertama, kata dia, tentu adalah terkait besaran anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Batam. Tahun 2022 diproyeksikan sekitar Rp23 triliun rupiah.
“Kita ada 64 kelurahan, tentu tidak akan cukup,” katanya.
Maka itu, kata dia, melalui Musrenbang ini dilakukan pembahasan bersama antara masyarakat dengan Pemko Batam melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sesuai dengan bidangnya.
Sehingga nantinya disepakati bersama bahwa yang akan didahulukan adalah yang prioritas. Sedangkan untuk yang belum diakomodir akan dilakukan tahun berikutnya.
“Jadi jangan berkecil hati jika usulan tahun ini belum terealisasi, anggaran kita memang terbatas. Tapi yang perlu digarisbawahi bahwa kami akan berkomitmen untuk merealisasikan semua usulan masyarakat,” katanya mengakhiri.
(ril)


















































