- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
Buka Koridor Perjalanan untuk Bangkitkan Ekonomi

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (tiga dari kiri, berdiri) bersama Kepala Disbudpar Batam, Ardiwianata (dua dari kiri), dan Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi (empat dari kiri), meninjau vaksinasi pelaku pariwisata, belum lama ini.
KORANBATAM.COM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, tidak memungkiri terpuruknya ekonomi Batam akibat pandemi Covid-19. Untuk itu, perlu langkah cepat untuk memulihkan ekonomi. Salah satunya, dengan membuka koridor perjalanan atau travel bubble.
“Ada tiga wilayah yang rencana membuka travel bubble, yakni Bali, Bintan, dan Batam,” katanya, Kamis (10/6/2021).
Ia mengatakan, sebelum membuka koridor perjalanan itu, tentu penanganan Covid-19 di Batam harus terkontrol terlebih dahulu. Bahkan, ia mensyaratkan 70 warga harus divaksin Covid-19 sebelum koridor perjalanan dibuka.
“Alhamdulillah vaksinasi terus digencarkan dan antusias warga sangat tinggi. Bahkan, semua pelaku pariwisata (laporan Kepala Disbudpar Batam) sudah divaksin,” katanya.
Amsakar juga beberapa kali meninjau langsung vaksinasi Covid-19 bagi pelaku pariwisata di Batam. Ia berharap, dengan langkah vaksinasi itu, penanganan Covid-19 lebih terkontrol dan mudah untuk ditangani.
“Kita sambut baik travel bubble ini dengan harapan ekonomi Batam bangkit lagi melalui sektor pariwisata,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwianata, mengatakan bahwa, travel bubble kian diminati beberapa negara untuk memulai kembali perjalanan lintas negara di tengah pandemi Covid-19. Ia mengatakan, penanganan Covid-19 terus dilakukan demi memberikan keyakinan negara luar terhadap Indonesia, khususnya Batam.
“Belum ada kepastian kapan dibuka koridor perjalanan. Namun, Batam sudah menargetkan 70 warga divaksin sebelum kebijakan itu diterapkan,” ujarnya.
Ia menegaskan, travel bubble merupakan peluang bagi bisnis-bisnis untuk dibuka kembali. Terutama di sektor pariwisata, kata dia, sangat memerlukan pergerakan orang atau wisatawan.
“Semua sudah berjuang melawan Covid-19. Bahkan pelaku pariwisata sangat antusias menerima vaksin demi memulihkan pariwisata dan ekonomi Batam,” kata Ardi.





































.jpg)












