- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
Buka Koridor Perjalanan untuk Bangkitkan Ekonomi

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (tiga dari kiri, berdiri) bersama Kepala Disbudpar Batam, Ardiwianata (dua dari kiri), dan Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi (empat dari kiri), meninjau vaksinasi pelaku pariwisata, belum lama ini.
KORANBATAM.COM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, tidak memungkiri terpuruknya ekonomi Batam akibat pandemi Covid-19. Untuk itu, perlu langkah cepat untuk memulihkan ekonomi. Salah satunya, dengan membuka koridor perjalanan atau travel bubble.
“Ada tiga wilayah yang rencana membuka travel bubble, yakni Bali, Bintan, dan Batam,” katanya, Kamis (10/6/2021).
Ia mengatakan, sebelum membuka koridor perjalanan itu, tentu penanganan Covid-19 di Batam harus terkontrol terlebih dahulu. Bahkan, ia mensyaratkan 70 warga harus divaksin Covid-19 sebelum koridor perjalanan dibuka.
“Alhamdulillah vaksinasi terus digencarkan dan antusias warga sangat tinggi. Bahkan, semua pelaku pariwisata (laporan Kepala Disbudpar Batam) sudah divaksin,” katanya.
Amsakar juga beberapa kali meninjau langsung vaksinasi Covid-19 bagi pelaku pariwisata di Batam. Ia berharap, dengan langkah vaksinasi itu, penanganan Covid-19 lebih terkontrol dan mudah untuk ditangani.
“Kita sambut baik travel bubble ini dengan harapan ekonomi Batam bangkit lagi melalui sektor pariwisata,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwianata, mengatakan bahwa, travel bubble kian diminati beberapa negara untuk memulai kembali perjalanan lintas negara di tengah pandemi Covid-19. Ia mengatakan, penanganan Covid-19 terus dilakukan demi memberikan keyakinan negara luar terhadap Indonesia, khususnya Batam.
“Belum ada kepastian kapan dibuka koridor perjalanan. Namun, Batam sudah menargetkan 70 warga divaksin sebelum kebijakan itu diterapkan,” ujarnya.
Ia menegaskan, travel bubble merupakan peluang bagi bisnis-bisnis untuk dibuka kembali. Terutama di sektor pariwisata, kata dia, sangat memerlukan pergerakan orang atau wisatawan.
“Semua sudah berjuang melawan Covid-19. Bahkan pelaku pariwisata sangat antusias menerima vaksin demi memulihkan pariwisata dan ekonomi Batam,” kata Ardi.


















































