- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
BST Disalurkan, Dapat 4 Bulan Setiap KPM
20.520 KPM Lainnya Terima BST

Keterangan Gambar : Sekda Kota Batam, Jefridin Hamid. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid menyampaikan selain program sembako tersebut, ada juga program Bantuan Sosial Tunai (BST). Dari program BST ini, setiap KPM mendapatkan Rp 300 ribu yang disalurkan selama empat (4) bulan yakni Januari hingga April. Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima BST Tahun 2021 sebanyak 20.520 KK (Kepala Keluarga).
“BST merupakan bantuan dari pemerintah pusat dalam rangka mengurangi beban bagi keluarga karena imbas Covid-19,” kata Jefridin.
Lebih lanjut dikatakan Jefridin, bahwa nilai bantuan untuk Program Sembako meningkat dibanding sebelum pandemi Covid-19 yakni dari 150 ribu menjadi Rp 200 ribu perbulan. Ia menerangkan, sesuai aturan bantuan ini memenuhi kriteria seperti karbohidrat, protein hewani maupun nabati maupun vitamin.
“Anggaran langsung masuk ke KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dan mereka belanja ke e-Warong,” ucapnya.
Ia menyebutkan, tugas tim agar memastikan pelaksanaan hingga komoditas yang akan diterima masyarakat bagus sehingga dapat dinikmati masyarakat secara baik pula. Jefridin juga mengajak tim bekerja sama sesuai dengan tupoksi masing-masing. Ia meminta jika ada masalah untuk segera didiskusikan.
“Tujuan dari bantuan sembako ini ialah mengurangi beban pengeluaran kebutuhan makanan KPM,” ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinsos PM Leo Putra menambahkan, jumlah KPM penerima BST tahun ini sebanyak 20.520 KK. Penerima BST adalah masyarakat miskin sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di luar penerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun penerima Bantuan Sembako.
“Yang tidak tidak dapat PKH dan program sembako dibantu dengan bantuan ini,” tutup Leo.
(red)


















































