Begini Cerita Anak Nelayan Asal Anambas Sukses Masuk TNI AD
Reporter : MELAYUNEWS.COM 15 Jun 2022, 09:42:12 WIB ANAMBAS
Begini Cerita Anak Nelayan Asal Anambas Sukses Masuk TNI AD

Keterangan Gambar : Serda Candra anak nelayan asal Mentalib Kecamatan Siantan Timur saat ini bertugas di KESDAM IV/MLW


MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Candra seorang putra dari pasangan Mad Dahari dan Aidayu merupakan keluarga sederhana yang bercita-cita ingin menjadi seorang prajurit TNI AD akhirnya terwujud. Impian dan harapan itu diperolehnya tidak mudah karena untuk mengangkat derajat hidup keluarga menjadi seorang prajurit TNI AD banyak rintangan yang telah dilaluinya. 

Candra bercerita dengan mengandalkan izasah SMA lulusan tahun 2021 lalu berjuang mengikuti berbagai tahapan dan masuk seleksi menjadi seorang prajurit TNI AD. Sebagai anak nelayan, Candra sering mendapat cemohan dari tetangga dan keluarga karena tidak akan mampu menjadi seorang abdi negara disebabkan keluarga tergolong sederhana di sebuah desa di Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau. 

Berangkat dari doa kedua orang tuanya, Candra akhirnya bisa melewati tahap demi tahap sehingga akhirnya lulus seleksi dan saat ini sudah bertugas di KESDAM Vl/MLW. 

Saat di wawancara media ini melalui WhastApp Serda Candra mengatakan, rela sakit-sakitan dan harus jauh dari kedua orang tua yang sangat dia  sayangi, namun itu adalah sebagian pengorbanan menjadi seorang prajurit TNI.

"Saya harus pergi bertugas jauh dari sanak sauadara dan orang namun tidak mengurangi tanggung jawab saya sebagai anggota TNI AD," ungkap Candra, Selasa(14/6/2022). 

Serda Candra juga bercerita jika masuk anggota TNI AD tidak akan lolos dikarenakan ada uang dan relasi ternyata tidak seperti yang didengungkan banyak orang. Mulai dari seleksi sampai akhirnya lulus menjadi prajurit TNI AD tidak ada sepeserpun uang dikeluarkan kecuali untuk kebutuhannya sendiri seperti ongkos dan makanan selama mengikuti seleksi. 

"Mula-mula pendaftaran banyak yang menganggap saya akan sia - sia dan tidak akan mampu menjadi TNI, dikarena ekonomi keluarga saya, namun Alhamdulillah berkat doa dan perjuangan saya, kini saya sudah bertugas sebagai abdi Negara,"kata Candra.

Ia juga berpesan, bagi putra putri yang mempunyai cita vita menjadi seorang Tentara maju dan berjuang tunjukan bahwa kita bisa dan teruslah berdoa kepada sang pencipta sesuai kepercayaan kita masing masing meski harus jauh dari keluarga.

"Yang jelas saya harus rela meninggalkan keluarga di kampung halaman. Ini sudah jalan hidup saya dan cita-cita saya untuk mengangkat derajat keluarga. Apa yang saya dapatkan hari ini akan saya jaga sebaik mungkin," ungkap Candra.(red) 





Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

;