- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
Bawaslu Anambas Tertibkan Spanduk APS

Keterangan Gambar : Satpol PP Kabupaten Kepulauan Anambas mencabut APK disaksikan oleh Kasatpol PP, Zairin.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Menjelang tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Anambas menertibkan Alat Peraga Sosialisasi (APS) yang ada di Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas.
Penertiban yang dilakukan bersama personil gabungan TNI-Polri dan Satpol PP ini dilaksanakan pada Senin, 30 Oktober 2023.
Divisi Penindakan Bawaslu Kabupaten Kepulauan Anambas, Novelino, mengatakan bahwa, untuk Kecamatan Siantan dengan 2 desa 1 kelurahan, terdapat sebanyak 12 spanduk APS yang diturunkan atau dicopot dan juga stiker-stiker yang berhasil ditertibkan dengan jumlah yang cukup banyak.
"Ada sebanyak 12 spanduk APS yang kita copot, karena disitu terkandung unsur ajakan, baik ajakan memilih maupun mencoblosnya, begitu juga dengan stiker-stiker yang ditempel yang tidak terhitung jumlahnya," ucap Novelino.
Sebelum melakukan penertiban, Bawaslu telah terlebih dahulu menghimbau kepada partai politik melalui surat agar mencopot spanduk atau baliho yang mengandung unsur ajakan, dicopot secara mandiri.
"Karena spanduk dan baliho ini masih bisa digunakan pada saat dimulainya kampanye, sesuai dengan aturan sekarang ini bahwa kampanye itu bisa dilakukan setelah 25 hari ditetapkan menjadi Daftar Calon Tetap (DCT)," ujar Novelino.
Untuk spanduk ataupun baliho yang sudah diamankan, terangnya, bisa diambil kembali oleh pemiliknya pada saat dimulainya masa kampanye
"Spanduk ini kita simpan dan titipkan kepada Satpol PP agar bisa diambil kembali, dengan catatan bisa diambil pada saat dimulainya masa kampanye," pungkasnya.(Johanda)


















































