- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
Bangunan Mewah Diduga Beralih Fungsi, Pengurus Sulit Ditemui

Keterangan Gambar : Bangunan mewah yang berada di komplek Villa Rukun Mas, kelurahan Sei Agul, kecamatan Medan Barat, Kamis 13/9/2024 (Foto : Ist)
MELAYUNEWS.COM, MEDAN - Sebuah bangunan mewah yang berada di komplek Villa Rukun Mas, kelurahan Sei Agul, kecamatan Medan Barat mendadak jadi perbincangan warga, pasalnya bangunan yang pada awalnya diketahui memiliki ijin sebagai yayasan, kini diduga beralih fungsi jadi rumah Ibadah.
Saat media ini mendatangi lokasi bangunan, Kamis 13/9/2024 untuk menggali informasi terkait yayasan, tampak beberapa mobil mewah berjejer di lokasi bangunan.
Salah seorang sekuriti, Akmal berjanji mempertemukan awak media dengan humas yayasan bernama William.
"Selamat siang pak, belum ada kabar dari beliau, kita tunggu aja pak," tulis Akmal lewat Whatsapp.
Namun hingga esok harinya wartawan belum juga bisa bertemu dengan pihak humas Yayasan.
Saat wartawan mendatangi kantor Kelurahan Sei Agul, Kasi Tramtib H. Tobing menyatakan belum mengetahui perihal pembangunan yayasan hingga jadi rumah Ibadah.
"Saya kurang tau tentang ini, karena belum masuk saat pengurusan ijin tersebut, mungkin lebih tahu keplingnya," ujarnya.
Wartawan kemudian mencoba menemui Kepling XIV, Sofyan Nasution, namun belum berhasil. Mencoba komunikasi lewat telephone, ia hanya menjawab sibuk.
"Maaf bang saya sedang sibuk, nanti kita ketemu," ujarnya lewat telepon biasa.
Diketahui, Yayasan Samudra Maha Dharani yang terletak di Komplek Villa Rukun Mas, jalan persatuan, Lingkungan XIV, kelurahan Sei Agul awal berdirinya memiliki ijin bangunan sebagai perkantoran yayasan, namun berdasarkan informasi warga sekitar diduga beralih fungsi menjadi rumah Ibadah.
Hingga berita ini diterbitkan, wartawan masih mencoba mendalami informasi ke pihak terkait lainnya. (SP/PE)


















































