- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
Agar Satgassus Covid-19 Berjalan Lancar dan Baik Tanpa Halangan, Danrem 033 WP Gelar Rakor
Antisipasi Penumpukan PMI di Batam

Keterangan Gambar : Danrem 033/WP, Brigjend TNI Jimmy Ramoz Manalu, memimpin langsung Rakor pasca pembentukan Satgassus penanganan Covid-19 Daerah Perlintasan di Wilayah Provinsi Kepri.
KORANBATAM.COM - Komandan Resor Militer (Danrem) 033/Wira Pratama (WP), Brigadir Jenderal (Brigjend) TNI Jimmy Ramoz Manalu, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) terkait penanganan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Batam.
Rakor dilaksanakan di Markas Komando (Mako) Batalion Infanteri (Yonif) Raider Khusus (RK) 136/Tuah Sakti (TS), Tembesi, Batam, Senin (26/4/2021). Kegiatan itu sebagai tindak lanjut setelah pembentukan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) penanganan Covid-19 Daerah perlintasan di Wilayah Kepri.
“Tujuan kegiatan ini guna mengantisipasi masalah yang ada, agar tidak terjadi penumpukan PMI yang datang ke Kota Batam,” kata Danrem.
Adapun dalam pelaksanaan nanti, lanjut Danrem 033/WP, pihaknya akan melakukan beberapa tahapan. Pertama, dilakukan pemeriksaan dua kali swab test untuk PMI yang datang.
“Swab saat awal kedatangan dan tahap selanjutnya pada hari ke lima masa isolasi hasil swab akan dikirim ke Laboratorium Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang untuk hasil polymerase chain reaction (PCR),” jelasnya.
Sementara, Kepala Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 (Karumkit RSKI) Pulau Galang, Kolonel Ckm Khairul Ihsan Nasution, mengatakan, pengiriman sample membutuhkan waktu proses dan tepat waktu.
“Diharapkan untuk sample dikirim tepat jam 12.00 siang, agar hasilnya dapat segera di proses dan PMI dapat kembali. Dalam pelaksanaan karantina ada dua opsi, di antaranya yakni isolasi mandiri dan isolasi Pemerintah. Isolasi mandiri, PMI menggunakan biaya sendiri dan isolasi Pemerintah dengan mengikuti aturan yang telah dibuat,” ujarnya.
(ilham)

















































