- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
Agar Satgassus Covid-19 Berjalan Lancar dan Baik Tanpa Halangan, Danrem 033 WP Gelar Rakor
Antisipasi Penumpukan PMI di Batam

Keterangan Gambar : Danrem 033/WP, Brigjend TNI Jimmy Ramoz Manalu, memimpin langsung Rakor pasca pembentukan Satgassus penanganan Covid-19 Daerah Perlintasan di Wilayah Provinsi Kepri.
KORANBATAM.COM - Komandan Resor Militer (Danrem) 033/Wira Pratama (WP), Brigadir Jenderal (Brigjend) TNI Jimmy Ramoz Manalu, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) terkait penanganan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Batam.
Rakor dilaksanakan di Markas Komando (Mako) Batalion Infanteri (Yonif) Raider Khusus (RK) 136/Tuah Sakti (TS), Tembesi, Batam, Senin (26/4/2021). Kegiatan itu sebagai tindak lanjut setelah pembentukan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) penanganan Covid-19 Daerah perlintasan di Wilayah Kepri.
“Tujuan kegiatan ini guna mengantisipasi masalah yang ada, agar tidak terjadi penumpukan PMI yang datang ke Kota Batam,” kata Danrem.
Adapun dalam pelaksanaan nanti, lanjut Danrem 033/WP, pihaknya akan melakukan beberapa tahapan. Pertama, dilakukan pemeriksaan dua kali swab test untuk PMI yang datang.
“Swab saat awal kedatangan dan tahap selanjutnya pada hari ke lima masa isolasi hasil swab akan dikirim ke Laboratorium Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang untuk hasil polymerase chain reaction (PCR),” jelasnya.
Sementara, Kepala Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 (Karumkit RSKI) Pulau Galang, Kolonel Ckm Khairul Ihsan Nasution, mengatakan, pengiriman sample membutuhkan waktu proses dan tepat waktu.
“Diharapkan untuk sample dikirim tepat jam 12.00 siang, agar hasilnya dapat segera di proses dan PMI dapat kembali. Dalam pelaksanaan karantina ada dua opsi, di antaranya yakni isolasi mandiri dan isolasi Pemerintah. Isolasi mandiri, PMI menggunakan biaya sendiri dan isolasi Pemerintah dengan mengikuti aturan yang telah dibuat,” ujarnya.
(ilham)





































.jpg)












