- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
Agar Satgassus Covid-19 Berjalan Lancar dan Baik Tanpa Halangan, Danrem 033 WP Gelar Rakor
Antisipasi Penumpukan PMI di Batam

Keterangan Gambar : Danrem 033/WP, Brigjend TNI Jimmy Ramoz Manalu, memimpin langsung Rakor pasca pembentukan Satgassus penanganan Covid-19 Daerah Perlintasan di Wilayah Provinsi Kepri.
KORANBATAM.COM - Komandan Resor Militer (Danrem) 033/Wira Pratama (WP), Brigadir Jenderal (Brigjend) TNI Jimmy Ramoz Manalu, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) terkait penanganan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Batam.
Rakor dilaksanakan di Markas Komando (Mako) Batalion Infanteri (Yonif) Raider Khusus (RK) 136/Tuah Sakti (TS), Tembesi, Batam, Senin (26/4/2021). Kegiatan itu sebagai tindak lanjut setelah pembentukan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) penanganan Covid-19 Daerah perlintasan di Wilayah Kepri.
“Tujuan kegiatan ini guna mengantisipasi masalah yang ada, agar tidak terjadi penumpukan PMI yang datang ke Kota Batam,” kata Danrem.
Adapun dalam pelaksanaan nanti, lanjut Danrem 033/WP, pihaknya akan melakukan beberapa tahapan. Pertama, dilakukan pemeriksaan dua kali swab test untuk PMI yang datang.
“Swab saat awal kedatangan dan tahap selanjutnya pada hari ke lima masa isolasi hasil swab akan dikirim ke Laboratorium Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang untuk hasil polymerase chain reaction (PCR),” jelasnya.
Sementara, Kepala Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 (Karumkit RSKI) Pulau Galang, Kolonel Ckm Khairul Ihsan Nasution, mengatakan, pengiriman sample membutuhkan waktu proses dan tepat waktu.
“Diharapkan untuk sample dikirim tepat jam 12.00 siang, agar hasilnya dapat segera di proses dan PMI dapat kembali. Dalam pelaksanaan karantina ada dua opsi, di antaranya yakni isolasi mandiri dan isolasi Pemerintah. Isolasi mandiri, PMI menggunakan biaya sendiri dan isolasi Pemerintah dengan mengikuti aturan yang telah dibuat,” ujarnya.
(ilham)


















































