- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
Agar Satgassus Covid-19 Berjalan Lancar dan Baik Tanpa Halangan, Danrem 033 WP Gelar Rakor
Antisipasi Penumpukan PMI di Batam

Keterangan Gambar : Danrem 033/WP, Brigjend TNI Jimmy Ramoz Manalu, memimpin langsung Rakor pasca pembentukan Satgassus penanganan Covid-19 Daerah Perlintasan di Wilayah Provinsi Kepri.
KORANBATAM.COM - Komandan Resor Militer (Danrem) 033/Wira Pratama (WP), Brigadir Jenderal (Brigjend) TNI Jimmy Ramoz Manalu, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) terkait penanganan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Batam.
Rakor dilaksanakan di Markas Komando (Mako) Batalion Infanteri (Yonif) Raider Khusus (RK) 136/Tuah Sakti (TS), Tembesi, Batam, Senin (26/4/2021). Kegiatan itu sebagai tindak lanjut setelah pembentukan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) penanganan Covid-19 Daerah perlintasan di Wilayah Kepri.
“Tujuan kegiatan ini guna mengantisipasi masalah yang ada, agar tidak terjadi penumpukan PMI yang datang ke Kota Batam,” kata Danrem.
Adapun dalam pelaksanaan nanti, lanjut Danrem 033/WP, pihaknya akan melakukan beberapa tahapan. Pertama, dilakukan pemeriksaan dua kali swab test untuk PMI yang datang.
“Swab saat awal kedatangan dan tahap selanjutnya pada hari ke lima masa isolasi hasil swab akan dikirim ke Laboratorium Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang untuk hasil polymerase chain reaction (PCR),” jelasnya.
Sementara, Kepala Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 (Karumkit RSKI) Pulau Galang, Kolonel Ckm Khairul Ihsan Nasution, mengatakan, pengiriman sample membutuhkan waktu proses dan tepat waktu.
“Diharapkan untuk sample dikirim tepat jam 12.00 siang, agar hasilnya dapat segera di proses dan PMI dapat kembali. Dalam pelaksanaan karantina ada dua opsi, di antaranya yakni isolasi mandiri dan isolasi Pemerintah. Isolasi mandiri, PMI menggunakan biaya sendiri dan isolasi Pemerintah dengan mengikuti aturan yang telah dibuat,” ujarnya.
(ilham)
















































