- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
3.300 Guru hingga Lansia Dapat Vaksinasi Covid-19

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meninjau Vaksinasi Covid-19 di Batam, Kamis (1/4/2021).
KORANBATAM.COM - Sebanyak 3.300 guru hingga warga lanjut usia (Lansia) di Kota Batam divaksin Covid-19, Kamis (1/4/2021). Vaksinasi tersebut ditinjau langsung Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Untuk para guru, vaksinasi dipusatkan di Sekolah Yos Sudarso dengan total 2.200 guru. Kemudian para lansia, relawan rumah duka, dosen Universitas Internasional Batam (UIB), Tzi Chi dan Maha Vihara Duta Maitreya Batam dipusatkan di Kampus UIB Batam.
Sebanyak 600 orang divaksin. Selanjutnya, para pendeta, tokoh agama kristen dan jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) Manhop dipusatkan di GBI Manhop dengan peserta vaksinasi sebanyak 500 orang.
Rudi mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam saat ini tengah berupaya agar permasalahan Covid-19 bisa segera selesai. Karena itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan vaksinasi Covid-19.
“Meskipun sudah divaksin, tetap menjalankan protokol kesehatan. Jangan sampai kendur,” kata Rudi di Sekolah Yos Sudarso, Kamis (1/4/2021).
Rudi menjelaskan, Pemko Batam saat ini telah mengizinkan proses belajar tatap muka di sekolah. Mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), yang telah memenuhi persyaratan aka diizinkan melaksanakan belajar tatap muka di sekolah. Oleh sebab itu, pihaknya berpesan kepada para guru, orang tua siswa dan seluruhnya yang terlibat untuk sama-sama berkomitmen menerapkan protokol kesehatan. Rudi tidak ingin jumlah kasus Covid-19 bertambah dari kluster sekolah.
“Karena sudah saya izinkan (belajar tatap muka), tentu saya tidak ingin jumlah kasus bertambah. Karena itu saya selalu mengingatkan agar selalu mematuhi protokol kesehatan,” katanya.
Kemudian, Rudi juga mengajak para guru di Batam yang telah divaksin untuk membantu pemerintah menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa vaksin aman, supaya masyarakat tidak ragu. Pihaknya sendiri menargetkan akhir tahun 2021 seluruh masyarakat Batam sudah divaksin. Sehingga permasalahan Covid-19 bisa segera selesai dan ekonomi bisa kembali bergairah sebagaimana yang diharapkan.
“Saya harap Desember semuanya sudah divaksin, saat ini vaksinasi memang dilakukan secara bertahap,” katanya.


















































