- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
234 Calon Jemaah Haji Kepri Batal Berangkat ke Tanah Suci, Ada 15 Tahun yang Lalu Mendaftar

Keterangan Gambar : ilustrasi calon jemaah haji.
KORANBATAM.COM - Sebanyak 234 orang Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) batal berangkat ke Tanah Suci untuk mencegah penularan Covid-19.
Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjungpinang, Sunarjo, mengatakan, pembatalan keberangkatan CJH berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 660/2021.
“Kebijakan itu berlaku secara nasional karena kondisi sekarang tidak memungkinkan bagi CJH untuk ke Tanah Suci. Keselamatan mereka merupakan hal yang paling penting,” ujarnya, dilansir dari kepriprov.go.id, Senin (7/6/2021) di Tanjungpinang.
Sunarjo mengimbau CJH untuk bersabar, dan terus berdoa agar pandemi Covid-19 segera berakhir.
“Kami berharap JCH bersabar, mudah-mudahan tahun 2022 dapat berangkat ke Tanah Suci,” ujarnya.
Ia merincikan, semula jumlah JCH yang batal berangkat ke Makkah tersebut sebanyak 249 orang. Sebanyak tujuh dari 249 orang mutasi ke luar, dan dua orang dari luar masuk ke Tanjungpinang.
Pengembalian biaya pengembalian ibadah haji yang sudah lunas sebamyak delapan orang. Kemudian dua orang lainnya meninggal dunia, dan dinyatakan batal lunas.
“Total JCH yang sudah lunas berdasarkan data sampai hari ini sebanyak 234 orang,” ujarnya.
Warga Tanjungpinang yang batal berangkat ke Makkah tersebut sekitar 15 tahun mendaftar sebagai JCH.
“Mereka diperioritaskan diberangkatkan ke Tanah Suci seandainya pemerintah pusat menginjinkan tahun 2022,” katanya.
(Kominfo/PR)


















































