- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
20 Ribu BPJS Kesehatan Masyarakat Ditanggung oleh Pemkab Anambas

Keterangan Gambar : Staf Sumber Daya Kesehatan Dinkes PPKB Kabupaten Kepulauan Anambas, Hendi Gusdianto Saat Diwawancarai Di Ruang Kerjanya
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Sebanyak 20.000 kuota BPJS Kesehatan di Kabupaten Kepulauan Anambas iurannya ditanggung oleh pemerintah daerah.
Persyaratan untuk membuat BPJS Kesehatan yang iurannya ditanggung oleh pemerintah daerah ini juga terbilang sangat mudah.
Staf Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes PPKB Kabupaten Kepulauan Anambas, Hendi Gusdianto mengatakan, persyaratan membuat BPJS ini adalah surat keterangan tidak mampu dari desa dan Kartu Keluarga (KK) yang sudah berdomisili di Kabupaten Kepulauan Anambas.
"Persyaratan untuk membuat BPJS Kesehatan yang ditanggung sama Pemda itu adalah surat keterangan tidak mampu dari desa dan KK yang sudah di Anambas," ucap Hendi saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (22/04/2024).
Hendi menerangkan bahwa, kuota yang telah dipersiapkan untuk BPJS tersebut ada sebanyak 20.000 penduduk.
Untuk saat ini, lanjutnya, sudah ada sebanyak 19.724 penduduk yang BPJS kesehatannya ditanggung oleh pemerintah daerah.
"Jadi dari total penduduk yang sudah mendaftar dengan jumlah kuota yang dipersiapkan itu, hanya tersisa 276 lagi kuotanya," terangnya.
Hendi pun menjelaskan, proses pembuatan BPJS ini memakan waktu 1 X 24 jam, namun jika ada yang urgent ataupun emergency pihaknya akan langsung koordinasi ke BPJS agar saat itu juga BPJS-nya bisa langsung aktif.
"Cuma kalau ada yang urgent ataupun emergency, misalnya udah di rumah sakit, maka kita akan permudahkan dan percepat. Kita langsung kontak ke BPJS-nya ngasih tahu bahwa yang bersangkutan urgent, saat itu juga biasanya langsung aktif BPJS-nya," pungkasnya.(Johanda).





































.jpg)












