- Pansus LKPJ Fokus Bahas Pendapatan Asli Daerah
- Bupati Aneng Berharap Media Jaga Nama Anambas dan Berkontribusi untuk Daerah
- Abdul Hakim Sarankan Perlunya Peningkatan SDM Pengoperasian Alkes di Anambas
- Ketua DPRD Anambas: Turnamen Sepakbola Berdampak Positif Terhadap Pelaku UMKM
- Jajaran Polsek Siantan dapat Pembekalan Bahasa Inggris
- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
1200 Personil TNI AL dan Perlengkapan Alutista Dikerahkan Operasi Amfibi
Wakapolda Kepri Tinjau Pulau Terluar dan Berikan Bantuan kepada Masyarakat Pulau Berhala

Keterangan Gambar : Pasukan Pendarat Korps Marinir TNI-AL menggunakan Alutsista saat mendarat di pantai Todak Dabo Singkep, Sabtu (10/4/2021). (outsert) KSAL, Laksamana TNI Yudo Margono (kanan) didampingi Danlantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto (kiri) dan Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Darmawan (tengah), menyaksikan langsung simulasi latihan Prajurit Petarung Korps Marinir tergabung dalam Latihan Operasi Amfibi TNI Angkatan Laut Tahun 2021 di Pantai Todak Dabo Singkep. Foto/Dok. Humas Lantamal IV Tanjungpinang dan Humas Polda Kepri.
KORANBATAM.COM - Sebanyak 1.200 personel pasukan Pendarat Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) dan puluhan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) dikerahkan dalam Operasi Amfibi ke pantai Todak Dabo Singkep.
Pasalnya, telah masuk musuh secara ilegal melalui perairan Dabo Singkep Kepulauan Riau dan menguasai beberapa objek vital (Obvit) di daerah tersebut.
Operasi tersebut dipimpin langsung Panglima Komando Tugas Amfibi (Pangkogasfib). Beberapa Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) seperti KRI Jhon Lie 358, KRI Teluk Ende 517, KRI Teluk Cirebon 543, KRI Teluk Sibolga 536, KRI Bung Tomo 357, KRI Tjiptadi 381, KRI Patimura 371, dan KRI Teuku Umar 385 ikut diterjunkan ke lokasi operasi pada Sabtu (10/4/2021).
Selain itu, juga ada pesawat udara dan kendaraan tempur Korps Marinir yakni BTR-50 PM, Tank BMP 3F serta perahu karet juga ikut dalam operasi tersebut guna mengawal pasukan Pendarat Korps Marinir bermanuver dari laut ke darat untuk memasuki pantai Todak yang sudah dikuasai oleh musuh.
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IV, Mayor Marinir Saul Jamlaay, mengatakan bahwa, kegiatan ini merupakan bagian latihan simulasi dari Prajurit Petarung Korps Marinir tergabung dalam Latihan Operasi Amfibi TNI Angkatan Laut Tahun 2021 yang dipusatkan di Pantai Todak Dabo Singkep.
“Ini digelar sebagai salah satu upaya mengamankan objek vital dari serangan musuh yang berusaha masuk secara ilegal dan ingin mencoba merebut dari pangkuan NKRI,” kata Mayor Marinir Saul, Minggu (11/4/2021).
Dikatakannya, latihan itu disaksikan langsung Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono, didampingi Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono dan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kepri, Brigjen Pol Darmawan.
Selain itu, turut hadir pula sejumlah Pejabat Utama (PJU) di antaranya pejabat Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar), Panglima Komando Utama (Pangkotama) TNI-AL, PJU Polda Kepri, dan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lingga AKBP Arief Robby Rachman.
Selanjutnya, Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Paweloy dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bintan serta tokoh masyarakat dan tokoh agama kabupaten Lingga.
“Ratusan personel dilibatkan dalam simulasi ini, guna mengasah kemampuan dan keterampilan para prajurit untuk menumpas dan memberantas dari serangan musuh. Kegiatannya dimulai dari Jakarta, Laut Jawa, Laut Natuna dan berakhir di Pantai Todak Dabo Singkep Kepri,” ujarnya.
Wakapolda Kepri Kunjungi Pulau Berhala
Ditambahkan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S, dalam kesempatan tersebut mengatakan, usai kegiatan simulasi dilanjutkan dengan kegiatan Bakti Sosial berupa pembagian 50 paket sembako kepada masyarakat yang kurang mampu dan terdampak pandemi Covid-19 di Pulau Berhala, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga.
“Usai kegiatan itu, dilanjutkan dengan Bakti Sosial yaitu membagikan sembako kepada masyarakat sekitar yang diserahkan secara simbolis oleh Bapak KSAL, Wakapolda Kepri, dan sejumlah pejabat lainnya,” kata Kombes Pol Harry.

Keterangan gambar: Dansat Brimob Polda Kepri, Kombes Pol Mohamad Rendra Salipu, menyerahkan bantuan paket sembako kepada salah satu perwakilan masyarakat Desa Berhala, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga. Foto/Dok. Humas Polres Lingga.
Kunjungi Lingga, Wakapolda Kepri Pantau Kesiapan Personel hingga Berikan Bantuan Sosial
Sementara, Kapolres Lingga AKBP Arief Robby Rachman, mengatakan bahwa, kunjungan kerja ini merupakan pertama kalinya yang dilakukan oleh Bapak Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs Darmawan, di Kabupaten Lingga, untuk melihat secara langsung kesiapan personil Polri dalam melaksanakan tugas sehari-hari ditengah masyarakat, sekaligus bertatap muka dengan masyarakat sekitar.
“Sebanyak 50 paket sembako dibagikan kepada masyarakat Desa Berhala Kecamatan Singkep Pesisir Kabupaten Lingga. Rombongan kemudian melanjutkan mengunjungi Polsek Daik Lingga guna meninjau anggota Polsek. Tak lupa juga Wakapolda Kepri dan rombongan bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat setempat, mengunjungi Museum Linggam Cahaya dan Instana Damnah di Daik Lingga,” ujar AKBP Arief mengakhiri.
(ilham)


















































