- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
- Bupati Aneng Apresiasi Program TMMD di Anambas
- Tolak Intervensi Kampus di Konflik Chapel USU, MUKI Minta Kementerian Turun Tangan
- Rumah Sakit Bertaraf Internasional Segera Hadir di Sumut, Bobby Nasution Harapkan Beri Pelayanan Maksimal
- Tanam Ganja di Balik Tembok, Pria di Tanjung Morawa Diciduk Polisi! 40 Batang Tinggi 2 Meter Disita
- Buka Kontes Burung Berkicau, Bobby Nasution Dorong Sumut Jadi Pusat Kicau Mania Nasional
- Peresmian 1.061 KMP Nasional, Bobby Nasution Sebut Koperasi Jadi Penguat Ekonomi Rakyat
Waspada Isu Penculikan Anak, Ketua RT Balau Kuning Imbau Warganya Teliti

Keterangan Gambar : Ketua RT 01 RW 01 Balau Kuning, Thoni (ist)
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Ketua RT 01 RW 01 Balau Kuning meminta warga Desa Antang kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas selalu waspada terhadap isu penculikan anak yang saat ini marak diberitakan di media sosial.
"Kewaspadaan itu dapat dilakukan melalui peningkatan pengawasan orangtua pada aktivitas anak, berkoordinasi dengan guru tempat anak bersekolah dan melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan ke pihak kepolisian.Hal itu disampaikan Ketua RT Balau Kuning, Thoni kepada media ini, Selasa (7/2/2023).
Ketua RT mengungkapkan dirinya selalu memonitor di wilayah RT nya, setiap orang yang memasuki wilayah kerjanya agar diperhatikan dengan baik.
Selain meminta masyarakat waspada, ketua RT juga menghimbau masyarakat tidak panik dan tidak mudah menyebar informasi tentang penculikan anak yang beredar di media sosial. Berdasar fakta, diketahui banyak share media sosial yang terbukti hoax setelah dilakukan klarifikasi di lapangan.
“Ada share info penculikan anak di daerah A atau B, tetapi setelah dilakukan investigasi di lapangan ternyata tidak ada. Hal ini sering terjadi. Hoax sengaja diciptakan untuk memancing kepanikan atau keresahan di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Dia juga meminta agar masyarakat terlebih dahulu melalukan klarifikasi atas informasi yang diperoleh sehingga kabar tersebut bisa dipastikan kebenarannya.
“Saring dulu sebelum share. Jangan sampai kita turut menjadi penyebar hoax di masyarakat,” tambah ketua RT.
Bila ada orang yang memasuki di wilayah RT kita yang mencurigakan silahkan laporkan ke pada ketua RT dan RW setempat. Sebab kabar tentang penculikan anak dapat memancing kemarahan masyarakat melakukan main hakim sendiri terhadap orang yang dicurigai sebagai pelaku penculikan anak.
“Pernah terjadi, orang yang dicurigai dihakimi tanpa melalui klarifikasi atau tanpa melibatkan pihak kepolisian. Hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi,” ujarnya.
Untuk itu, dirinya menghimbau masyarakat untuk bersikap bijak dengan melaporkan ke Polisi bila melihat aktivitas atau orang yang mencurigakan di lingkungannya.
“Saya juga akan berkomunikasi dengan perangkat Desa saya agar memberikan himbauan untuk setiap sekolah yang ada di desa Antang kecamatan Siantan, untuk selalu waspada dan berhati-hati. Jangan biarkan anak-anak yang di bawah umur pulang sendiri tanpa ada penjemputan orangtuanya,"katanya. (red )




















































