- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
Pencarian Nelayan Anambas yang Hilang di Laut Terus Berlanjut, Danlanal Tarempa Perintahkan Pasops Turun ke Lokasi

Keterangan Gambar : Jajaran Lanal Tarempa bersama tim gabungan siap melakukan pencarian nelayan hilang.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Komandan Lanal Tarempa, Letkol Laut (P) Ari Sukmana, S.E., M.Tr. Opsla., memerintahkan Tim Intel dan Perwira Staf Operasi (Pasops) untuk terus monitor perkembangan situasi dan mencari seorang warga yang diduga jatuh saat mencari ikan di laut, Minggu (15/9/2024).
Letkol Laut (P) Ari Sukmana mengatakan, berdasarkan laporan informasi dari Tim Intel Lanal Tarempa bahwa ada 1 (satu) orang warga Desa Payalaman, Kecamatan Kute Siantan yang hingga saat ini belum pulang ke rumah dan diduga jatuh saat melaut.
Laporan tersebut diperkuat dengan ditemukannya kapal Pompong milik korban tanpa adanya awak oleh nelayan setempat dalam kondisi mesin menyala dan terapung di perairan Pulau Palah, Kabupaten Kepulauan Anambas.
"Mengingat sudah satu malam upaya nelayan kita yang telah mencari korban belum juga membuahkan hasil, maka saya perintahkan Pasops bersama Tim agar berkolaborasi bersama Basarnas Anambas untuk langsung menuju Desa Payalaman bergabung bersama nelayan untuk ikut mencari korban," ucapnya.
Mendapat perintah tersebut, maka pada Minggu dini hari sekira pukul 06.00 WIB, Pasops Lanal Tarempa berserta tim berkolaborasi dengan Basarnas langsung terjun ke lapangan menuju Desa Payalaman guna membantu mencari nelayan yang diduga jatuh saat melaut itu.
"Kita semua berharap dalam kondisi apapun, korban dapat ditemukan. Semoga Allah SWT melindungi kita semua hingga ditemukannya korban," pungkasnya.
Misi selanjutnya Tim SAR yang dilengkapi alat keselamatan bergerak menuju laut di sekitar tempat ditemukannya Kapal (pompong) korban dengan menggunakan Alutsista Rhib Basarnas. (Johanda).

















































