- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
- Bupati Aneng Apresiasi Program TMMD di Anambas
- Tolak Intervensi Kampus di Konflik Chapel USU, MUKI Minta Kementerian Turun Tangan
- Rumah Sakit Bertaraf Internasional Segera Hadir di Sumut, Bobby Nasution Harapkan Beri Pelayanan Maksimal
- Tanam Ganja di Balik Tembok, Pria di Tanjung Morawa Diciduk Polisi! 40 Batang Tinggi 2 Meter Disita
- Buka Kontes Burung Berkicau, Bobby Nasution Dorong Sumut Jadi Pusat Kicau Mania Nasional
- Peresmian 1.061 KMP Nasional, Bobby Nasution Sebut Koperasi Jadi Penguat Ekonomi Rakyat
Pencarian Nelayan Anambas yang Hilang di Laut Terus Berlanjut, Danlanal Tarempa Perintahkan Pasops Turun ke Lokasi

Keterangan Gambar : Jajaran Lanal Tarempa bersama tim gabungan siap melakukan pencarian nelayan hilang.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Komandan Lanal Tarempa, Letkol Laut (P) Ari Sukmana, S.E., M.Tr. Opsla., memerintahkan Tim Intel dan Perwira Staf Operasi (Pasops) untuk terus monitor perkembangan situasi dan mencari seorang warga yang diduga jatuh saat mencari ikan di laut, Minggu (15/9/2024).
Letkol Laut (P) Ari Sukmana mengatakan, berdasarkan laporan informasi dari Tim Intel Lanal Tarempa bahwa ada 1 (satu) orang warga Desa Payalaman, Kecamatan Kute Siantan yang hingga saat ini belum pulang ke rumah dan diduga jatuh saat melaut.
Laporan tersebut diperkuat dengan ditemukannya kapal Pompong milik korban tanpa adanya awak oleh nelayan setempat dalam kondisi mesin menyala dan terapung di perairan Pulau Palah, Kabupaten Kepulauan Anambas.
"Mengingat sudah satu malam upaya nelayan kita yang telah mencari korban belum juga membuahkan hasil, maka saya perintahkan Pasops bersama Tim agar berkolaborasi bersama Basarnas Anambas untuk langsung menuju Desa Payalaman bergabung bersama nelayan untuk ikut mencari korban," ucapnya.
Mendapat perintah tersebut, maka pada Minggu dini hari sekira pukul 06.00 WIB, Pasops Lanal Tarempa berserta tim berkolaborasi dengan Basarnas langsung terjun ke lapangan menuju Desa Payalaman guna membantu mencari nelayan yang diduga jatuh saat melaut itu.
"Kita semua berharap dalam kondisi apapun, korban dapat ditemukan. Semoga Allah SWT melindungi kita semua hingga ditemukannya korban," pungkasnya.
Misi selanjutnya Tim SAR yang dilengkapi alat keselamatan bergerak menuju laut di sekitar tempat ditemukannya Kapal (pompong) korban dengan menggunakan Alutsista Rhib Basarnas. (Johanda).




















































