- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
- Bupati Aneng Apresiasi Program TMMD di Anambas
- Tolak Intervensi Kampus di Konflik Chapel USU, MUKI Minta Kementerian Turun Tangan
- Rumah Sakit Bertaraf Internasional Segera Hadir di Sumut, Bobby Nasution Harapkan Beri Pelayanan Maksimal
- Tanam Ganja di Balik Tembok, Pria di Tanjung Morawa Diciduk Polisi! 40 Batang Tinggi 2 Meter Disita
- Buka Kontes Burung Berkicau, Bobby Nasution Dorong Sumut Jadi Pusat Kicau Mania Nasional
- Peresmian 1.061 KMP Nasional, Bobby Nasution Sebut Koperasi Jadi Penguat Ekonomi Rakyat
- PKK Anambas Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip
Pelabuhan Kusik Makan Korban, Dishub LH Anambas Akan Bangun Ulang Dengan Nilai Anggaran Rp.1,8 Milliar

Keterangan Gambar : Seorang warga Desa Rewak, Ihsan saat menunjukkan kondisi tiang penyangga dan kayu pijakan Pelabuhan Kusik yang sudah rusak.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pasca dihantam angin kuat pada Juni 2024 lalu, Pelabuhan Rakyat Kusik yang berada di Desa Rewak, Kecamatan Jemaja kondisinya kini sangat memprihatinkan.
Tiang penyangga bahkan kayu untuk pijakan sudah banyak yang lapuk, ditambah lagi beberapa ruas jembatan tidak ada kayu pijakan untuk bisa dilalui oleh masyarakat.
Seorang warga Desa Rewak, Ihsan mengatakan bahwa sudah banyak korban akibat dari kondisi pelabuhan tersebut.
"Dengan kondisi pelabuhan seperti ini, sudah banyak memakan korban. Semuanya jatuh ke laut," ujarnya
Ihsan menerangkan, kondisi korban ada yang mengalami luka ringan bahkan berat. Mayoritas korban yang jatuh mengalami luka di bagian lutut.
"Karena sebelum jatuh ke laut, lututnya tersangkut di antara kayu yang ada. Korban ditangani secara tradisional, cuma urut kampung," terangnya.
Pelabuhan Rewak, lanjutnya, merupakan pelabuhan utama masyarakat yang menghubungkan Kecamatan Jemaja dengan Kecamatan Jemaja Barat.
"Akses utama masyarakat, selain disini, warga tak bisa ke Jemaja maupun Jemaja Barat. Kita minta pemerintah segera perbaiki dan bikin yang bagus biar kita nyaman lewatnya," pintanya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup (Dishub LH) Anambas, Nurullah menjelaskan pelabuhan kusik akan dibangun dengan yang baru menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025.
"Walaupun belum selesai 100 persen penganggarannya, tapi nilai lumayan besar Rp.1,8 Miliar. Insya Allah tahun depan," ujar Nurullah saat dikonfirmasi, Rabu (18/12/2024).
Pembangunan pelabuhan ini masuk dalam kegiatan strategis daerah, sehingga pihaknya telah mengirimkan dokumen tender ke Inspektorat untuk kemudian direview.
"Setelah dari inspektorat, baru kita buka tender dini. Karena, kegiatan strategis daerah jadi bisa diadakan tender duluan. Bulan ini rencananya," terangnya.
Dampak dari tender dini diharapkan pembangunan Pelabuhan Kusik bisa dibangun lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan.
"Cepat dibangun dan cepat juga selesai agar bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pungkasnya.(johanda).



















































