- Polda Kepri Tebar Sembako dan Silaturahmi, Warga Demak Siap Pertahankan Kondusivitas Batam
- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
Kepala Dinas PUPR Anambas Optimis Pembangunan SP II Selesai Tahun Ini

Keterangan Gambar : Kadis PUPR Anambas, Andyguna Hasibuan (kanan) dan Sekretaris PUPR, Isa. Foto/KORANBATAM.COM
KORANBATAM.COM - Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas optimis jika pelaksanaan pembangunan Selayang Pandang (SP) II selesai tahun ini.
“Kita optimis pekerjaan sampai saat ini masih on progress sekitar 70 persen dan kita yakin sebelum akhir tahun sudah selesai, kalau tidak ada kendala cuaca dan ombak tinggi,” kata Andyguna Hasibuan kepada media ini, Senin (21/6/2021).
Andyguna menambahkan bahwa, saat ini menjelang musim angin selatan sehingga dikhawatirkan jika ombak tinggi memengaruhi kapal yang membawa bahan dari jeti Tanjung Momong ke lokasi proyek.
“Mudah-mudahan ombak tidak tinggi, sehingga membawa bahan lancar ke lokasi proyek. Sebab, jika curah hujan tinggi dan ombak kencang, otomatis terkendala dengan pekerjaan,” katanya.
Saat ini, kata dia, pihak penyedia sudah membawa mesin bor karena ada batu ditengah jembatan yang saat memasang tiang pancang tidak bisa masuk. Mesin bor yang didatangkan dari luar tersebut sudah sampai di jeti Tanjung Momong.
“Ada sedikit kendala, makanya tiang pancang belum terpasang di tengah jembatan itu karena ada batu. Pihak penyedia sudah membawa alat bor untuk menembus, sehingga bisa dipasang tiang,” katanya.
Sekedar diketahui, proyek multiyears yang menelan dana Rp77.399.927.768,70 ini merupakan dana sharing dari Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dengan Pemkab Anambas dengan masa kerja selama 3 tahun (2019-2020-2021).
(Jhon/Khairol)







































.jpg)











