- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
- Bupati Aneng Apresiasi Program TMMD di Anambas
- Tolak Intervensi Kampus di Konflik Chapel USU, MUKI Minta Kementerian Turun Tangan
- Rumah Sakit Bertaraf Internasional Segera Hadir di Sumut, Bobby Nasution Harapkan Beri Pelayanan Maksimal
- Tanam Ganja di Balik Tembok, Pria di Tanjung Morawa Diciduk Polisi! 40 Batang Tinggi 2 Meter Disita
- Buka Kontes Burung Berkicau, Bobby Nasution Dorong Sumut Jadi Pusat Kicau Mania Nasional
- Peresmian 1.061 KMP Nasional, Bobby Nasution Sebut Koperasi Jadi Penguat Ekonomi Rakyat
- PKK Anambas Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip
Bupati Aneng Pertanyakan Jumlah Pekerja Lokal yang ada di Perusahaan Migas

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Bupati Aneng pertanyakan pada pihak perusahaan minyak dan gas yang beroperasi di wilayah Anambas, soal pemberdayaan putra putri daerah sebagai tenaga kerja maupun tenaga ahli.
Pertanyaan itu disampaikan oleh Aneng dalam acara serah terima program Community Investment dengan pihak Harbour Energy, Selasa (27/01/2026).
"Saya minta kepada seluruh perusahaan perusahaan minyak yang ada di kabupaten Anambas, saya minta keterbukaan. Supaya kami bisa tau pak, berapa sih putra putri kami (Anambas ) yang bekerja di seluruh perusahaan perusahaan minyak atau gas yang ada di Anambas?tanya Aneng
Aneng juga menyampaikan harapan masyarakat Anambas, sebagai masyarakat di wilayah operasi perusahaan migas seperti Harbour Energy untuk dapat memberdayakan masyarakat setempat sebagai tenaga kerja.
'Dengan besar harapan kami, bisa putra putri kami menyambung pekerjaan di perusahaan bapak (Harbour Energy) itu harapan kami,"ucap Aneng.
Ia juga minta kepada pihak perusahaan agar melakukan pelatihan tenaga kerja bagi masyarakat setempat agar dapat menjadi tenaga kerja yang profesional sesuai dengan kebutuhan perusahaan migas.
"Kemarin kami minta tolong untuk bangunkan Balai Latihan Kerja (BLK), maka dari situ apa yang bapak butuhkan kami didik kan disana dan kami bisa menyuplai (tenaga kerja) kepada bapak, gak perlu lagi bawa tenaga kerja dari luar Anambas," pintanya.
Sebagai bukti keseriusan, Aneng menyatakan komitmen bahwa dengan pelatihan kerja yang profesional, putra putri daerah mampu berdaya saing dengan tenaga kerja dari luar Anambas.
"Kami bisa memenuhi standard yang bapak mau. Seandainya kami tidak bisa memenuhi, maka monggo pak cari perubahan," tegasnya.(ferengki).



















































