- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
- Bupati Aneng Apresiasi Program TMMD di Anambas
- Tolak Intervensi Kampus di Konflik Chapel USU, MUKI Minta Kementerian Turun Tangan
- Rumah Sakit Bertaraf Internasional Segera Hadir di Sumut, Bobby Nasution Harapkan Beri Pelayanan Maksimal
- Tanam Ganja di Balik Tembok, Pria di Tanjung Morawa Diciduk Polisi! 40 Batang Tinggi 2 Meter Disita
- Buka Kontes Burung Berkicau, Bobby Nasution Dorong Sumut Jadi Pusat Kicau Mania Nasional
- Peresmian 1.061 KMP Nasional, Bobby Nasution Sebut Koperasi Jadi Penguat Ekonomi Rakyat
- PKK Anambas Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip
Bupati Anambas Kunjungi Kemenhub Bersama Gubernur Kepri, Ini yang Mereka Bahas

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris bertemu dengan Menteri Perhubungan, Budi karya Sumadi. Pertemuan ini merupakan agenda Bupati Kepulauan Anambas dalam mendampingi Gubernur Kepulauan Riau audensi bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi,Rabu(6/4/2022).
Pada kesempatan itu, Abdul Haris SH menyampaikan usulan perpanjangan runway bandara Letung kepada Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.
"Selain usulan perpanjangan runway bandara Letung, kita juga sampaikan usulan rencana pembangunan Roro didesa Kuala Maras , serta pembanguan pelabuhan bongkar muat," ujar Abdul Haris kepada media ini, Rabu(6/4 /2022).
Bupati Anambas juga menambahkan, selain perpanjangan runway bandara, perlu pemotongan bukit agar saat landing pesawat semakin aman. Menurut dia panjang bandara Letung saat ini 1400 meter sehingga perlu ditambah lagi menjadi 2500 meter.
"Kalau nanti panjang runway bandara Letung sudah 2500 meter maka pesawat boeing sudah bisa mendarat. Ini akan mendongkrak wisatawan yang akan berkunjung ke Anambas," ujarnya.
Abdul Haris SH, juga menyampaikan mengenai pembangunan Roro, yang direncanakan terletak di Kuala maras akan mengunakan angaran pusat (APBN_red). Hal ini mengingat semua persyaratan pengusulan tersebut telah selesai anatar lainya yakni, DED dan lahan yang telah dibebaskan.
"Kedatangan kita bersama pak Gubernur Kepri disambut dengan baik oleh pihak Kementerian Perhubungan. Responnya juga sangat baik, kita berharap usulan itu bisa direalisasikan," katanya. (red )



















































