- Polda Kepri Tebar Sembako dan Silaturahmi, Warga Demak Siap Pertahankan Kondusivitas Batam
- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
Bupati Anambas Kunjungi Kemenhub Bersama Gubernur Kepri, Ini yang Mereka Bahas

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris bertemu dengan Menteri Perhubungan, Budi karya Sumadi. Pertemuan ini merupakan agenda Bupati Kepulauan Anambas dalam mendampingi Gubernur Kepulauan Riau audensi bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi,Rabu(6/4/2022).
Pada kesempatan itu, Abdul Haris SH menyampaikan usulan perpanjangan runway bandara Letung kepada Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.
"Selain usulan perpanjangan runway bandara Letung, kita juga sampaikan usulan rencana pembangunan Roro didesa Kuala Maras , serta pembanguan pelabuhan bongkar muat," ujar Abdul Haris kepada media ini, Rabu(6/4 /2022).
Bupati Anambas juga menambahkan, selain perpanjangan runway bandara, perlu pemotongan bukit agar saat landing pesawat semakin aman. Menurut dia panjang bandara Letung saat ini 1400 meter sehingga perlu ditambah lagi menjadi 2500 meter.
"Kalau nanti panjang runway bandara Letung sudah 2500 meter maka pesawat boeing sudah bisa mendarat. Ini akan mendongkrak wisatawan yang akan berkunjung ke Anambas," ujarnya.
Abdul Haris SH, juga menyampaikan mengenai pembangunan Roro, yang direncanakan terletak di Kuala maras akan mengunakan angaran pusat (APBN_red). Hal ini mengingat semua persyaratan pengusulan tersebut telah selesai anatar lainya yakni, DED dan lahan yang telah dibebaskan.
"Kedatangan kita bersama pak Gubernur Kepri disambut dengan baik oleh pihak Kementerian Perhubungan. Responnya juga sangat baik, kita berharap usulan itu bisa direalisasikan," katanya. (red )







































.jpg)











